Ingat salah satu adegan di film Shrek 2 saat tokoh Puss In Boots menatap dengan lugu dan membuat iba? Mungkin seperti itu juga tatapan kucing kesayangan Anda saat meminta makanan yang sedang Anda santap. Kalau sudah begitu, sebagai pecinta makhluk yang menggemaskan itu, pastilah Anda seringkali tidak tega melihatnya. Anda pun akan memberikan sedikit potongan makanan Anda.
Tapi... sebenarnya itu bukan kebiasaan yang bagus, lho! Selain bisa menghilangkan selera terhadap "makanan khusus kucing" yang biasa mereka santap, ternyata ada sejumlah makanan manusia yang memang beracun bagi kucing! Berikut serangkaian daftarnya:
- Bawang bombai, bawang putih. Bawang bombai mengandung suatu zat bernama N-propyl disulphide, yang akan menghancurkan sel darah merah pada kucing dan bisa menimbulkan anemia. Sedangkan bawang putih mengandung zat yang serupa dengan kadar yang lebih sedikit.
- Tomat Hijau. Bahan makanan ini mengandung alkaloid yang pahit dan beracun, yang bernama Glycoalkaloid Solanine. Senyawa itu bisa menimbulkan gejala gastrointestinal bawah (penyakit pencernaan). Daun dan batangnya adalah bagian yang paling berbahaya. Sekadar catatan, tomat dalam makanan kucing tidak berbahaya karena sudah matang dan kadarnya relatif kecil.
- Cokelat. Cokelat sangatlah beracun bagi kucing dan juga anjing. Zat berbahaya yang terkandung di dalamnya adalah teobromina.
- Anggur & Kismis. Kasus keracunan bahan makanan ini memang sebagian besar ditemukan pada anjing. Tapi kelompok ASPCA (Animal Poison Control Center) menyarankan untuk tidak memberikan anggur atau kismis pada hewan peliharaan apa pun, seberapa pun jumlahnya.
- Kafein. Semua produk yang mengandung kafein, beracun bagi kucing. Kafein akan merangsang sistem saraf dan menimbulkan gemetar serta muntah atau diare.
