Miauw! 5 Fakta Soal Mata Kucing

  1. Ketenaran soal penglihatan kucing di malam hari sudah melegenda. Untuk bisa melihat, kucing hanya perlu 1/6 dari cahaya yang dibutuhkan manusia. Tapi mereka juga tidak bisa melihat dalam keadaan gelap total. 
  2. Kalau tidak tersedia cukup cahaya, mereka memakai kumis mereka untuk meraba keadaan sekitar.
  3. Mata kucing menawarkan hampir 285 derajat penglihatan dalam 3 dimensi. Penglihatan periferal yang cocok untuk berburu.
  4. Kucing bisa melihat warna dan membedakan warna kuning, biru, dan hijau. Tapi mata mereka paling baik untuk mendeteksi gerakan dan melihat warna abu-abu.
  5. Mata kucing punya kelopak mata ketiga yang disebut membran kedip atau haw. Membran itu dirancang untuk menyingkirkan debu dan melumasi mata. Jika ada sakit atau cedera, haw akan terlihat. (sumber: Cat Lovers Only)

    Sejarah Kucing Persia

    Kucing Persia sudah sudah ada sejak ratusan tahun lamanya. Asal-usul Kucing Persia, seperti namanya, memang berasal dari Persia (dulu kerajaan Persia mencakup daerah Iran dan Afganistan). Pada abad ke 18, banyak pelaut eropa membawa Kucing Persia masuk ke daratan Eropa, seperti ke Perancis, Italia, Inggris dan Lain-lain. Kucing Persia sangat disukai kalangan bangsawan Eropa, diantaranya adalah Vectoria, Ratu Inggris. Di Eropa pernah mengadakan pameran Kucing Persia. Meski saat ini Kucing Persia sudah dibiakkan dengan bermacam warna, tetapi Kucing Persia masih menduduki peringkat tertinggi, dan memiliki banyak penggemar. Jelaslah bahwa Kucing Persia mempunyai daya tarik yang sangat kuat.
     
    Kucing Persia berasal dari persilangan antara kucing berbulu hitam dengan kucing berbulu putih dan panjang, dan melalui banyak persilangan, para pembiak kucing memperbaiki penampilannya, dengan menghilangkan warna garis-garis putih. Setelah menyilangkan antara Kucing Blue Persia dengan dengan kucing Persia berbulu putih tulang, bisa mendapatkan warna biru yang menarik dan Kucing Persia warna putih tulang. Karena Kucing Persia bentuk tubuhnya yang sesuai dengan standar pameran, maka banyak pembiak yang menggunakannya untuk memperbaiki warna bulu yang lain dari Kucing Persia.
    (sumber: http://www.blogiztic.com/info/info-dan-sejarah-kucing-persia.html)

    Kucing Terkaya Di Dunia

    Mendengar berita tentang orang terkaya di dunia mungkin merupakan hal yang biasa bagi kita. Namun, mengetahui ada seekor kucing yang mendapat predikat terkaya di dunia mungkin akan sangat mengejutkan dan sangat aneh bagi kita. Tapi hal itu adalah kenyataan! Seekor kucing berwarna hitam legam bernama Tomaso asal Italia ini mendapatkan predikat tersebut. 
    Tomaso menjadi kucing terkaya lantaran ia mendapatkan warisan senilai US$ 13.000.000,- atau senilai Rp 118 miliar oleh pemiliknya yang telah meninggal. Maria Assunta, itulah nama pemilik kucing yang wafat pada usia 94 tahun telah memberikan sebagian hartanya kepada si kucing kesayangan. Tidak hanya mendapatkan warisan berupa uang tunai, Tomaso juga mendapatkan warisan berupa sejumlah properti seperti rumah, dll milik sang majikan yang berada di Roma, Milan, dan Calabria.
    Sejak kondisi kesehatan Maria menurun pada 2 tahun silam, ia mulai berfikir apakah peliharaannya itu akan mendapatkan perawatan yang baik nantinya atau tidak. Karena tidak memiliki anak, ia pun kemudian menyuruh pengacaranya untuk mencarikan sebuah kelompok atau grub yang bisa merawat Tomaco. Namun sayangnya ia tidak menemukan satupun yang cocok untuk memelihara kucing kesayangannya tersebut.
    Akhirnya ia memutuskan untuk menitipkan kucing dan hartanya kepada sang perawat bernama Stefani yang telah merawatnya lama. Keputusan ini pun tidak sembarangan diambil, lantaran Maria sudah sangat percaya pada perawatnya dan menganggabnya sebagai keluarga, jadilah perawat tersebut yang diminta untuk merawat sang kucing. 
    Pada Telegraph, Stefania mengaku tidak tahu selama ini dia merawat wanita yang ternyata sangat kaya. "Wanita tua itu kesepian. Dia menyayangi kucing lebih dari menyayangi anaknya sendiri," ujar perawat itu.Stefania menambahkan, dia berjanji pada Maria untuk merawat kucingnya saat sang wanita sudah meninggal. "Dia ingin yakin kalau Tomaso akan dicintai dan dikasihi. Tapi aku tidak pernah membayangkan dia punya kekayaan begitu banyak," tuturnya lagi.Selama merawat Maria, Stefania mengaku tidak terlalu banyak tahu kehidupan pribadi wanita tua tersebut. "Dia pendiam. Dia hanya memberitahuku kalau dia merasa sangat kesepian," jelasnya.
    Stefania kini tinggal bersama Tomaso di suatu kawasan di luar Roma. Alamat tempat tinggal perawat itu dirahasiakan, untuk menghindari penculikan atau kejahatan lainnya.Tomaso kini berada di urutan ketiga hewan peliharaan terkaya di dunia. Posisi pertama hewan peliharaan terkaya di dunia ditempati oleh seekor anjing jenis German Shepherd yang mendapatkan warisan senilai US$ 372 juta. (Sumber: http://entertainmentgeek-jimmy.blogspot.com/2011/12/kucing-terkaya-di-dunia.html)